DEPOK, iNews Depok.id - Akibat berobat gratis program Universal Health Coverage (UHC) dihapus, nyawa warga Depok berpenyakit kronis dipertaruhkan.
Demikian pandangan anggota DPRD Depok dari Fraksi Golkar, Fanny Fatwati Putri.
"Paling menderita mereka yang melakukan kontrol rutin seperti yang sedang menjalani cuci darah,” kata Fanny Fatwati Putri, Kamis (5/2/2026).
Pemkot Depok mulai 1Januari 2026 menghentikan Universal Health Coverage (UHC). Sistem UHC memungkinkan warga Depok cukup menunjukkan KTP untuk berobat gratis.
Dengan UHC dihapus, warga Depok tak bisa lagi berobat gratis. Sebelumnya, Kota Depok sempat meraih penghargaan UHC karena berhasil mencapai 103,13% kepesertaan pada 2024, warga dapat langsung dilayani di RS cukup dengan menunjukkan KTP.
“Saya sangat menyayangkan penghapusan program UHC oleh Pemerintah Kota Depok," cetus Fanny.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
