Stimulus Ekonomi Jelang Lebaran 2026 Dorong Daya Beli Masyarakat

Mada Mahfud
Pemerintah menggulirkan stimulus jelang lebaran 2026 yang dinilai mendorong daya beli masyarakat. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews Depok.id - Pemerintah menggulirkan stimulus jelang lebaran 2026 yang dinilai mendorong daya beli masyarakat. 

Sejumlah stimulus ekonomi digulirkan jelang lebaran 2026 antara lain bantuan pangan bagi 34,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), diskon transportasi mudik, THR ASN yang tepat waktu, serta kepastian jaminan stok BBM dan LPG menjelang Lebaran. 

"Kebijakan bantuan pangan bagi 34,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), diskon transportasi mudik, dan THR ASN yang tepat waktu berhasil menjaga daya beli masyarakat," kata Ekonom Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Surya Vandiantara dalam keterangan di Jakarta, Kamis (18/3/2026). 

Surya juga menilai kepastian pemerintah menjamin stok dan pasokan BBM dan LPG juga penting untuk menjaga agar harga kebutuhan sehari-hari tetap stabil. Jika kedua komoditas ini tidak terkendali bisa memicu inflasi dan kepanikan massal. 

"Kenaikan harga BBM dan LPG dapat memicu kenaikan harga komoditas lainnya. Maka penting bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga melalui program jaminan stok BBM dan LPG untuk mencegah inflasi yang tinggi," ujarnya. 

Menurut Surya stimulus ekonomi berupa bantuan pangan yang terdiri dari beras 20 kg dan minyak 4 liter itu akan dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Inilah momentum negara hadir untuk melindungi masyarakat miskin agar mereka ikut merayakan Lebaran. 

"Kebijakan ekonomi ini merupakan cerminan penggunaan anggaran belanja negara yang berpihak pada rakyat miskin. Sudah selayaknya negara harus selalu hadir untuk melindungi rakyat," terangnya. 

Di samping itu, Surya juga mengapresiasi keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Hal itu terlihat dari harga pangan yang masih dalam jangkauan daya beli masyarakat karena stok dan pasokannya terjaga. 

"Harga pangan saat ini sudah terjaga dengan baik dan stabil. Harga terjaga dengan baik dan stabil, apabila harga yang ada hari ini masih dalam jangkauan daya beli masyarakat, sehingga masyarakat memiliki kemampuan untuk membeli berbagai kebutuhan pangan," pungkasnya.

Editor : M Mahfud

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network