DEPOK, iNews Depok.id - Sampah masih menjadi masalah besar di Depok. Anggota DPRD Jawa Barat, Pradi Supriatna mengungkap solusi cepat.
Pradi menyebut Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cipayung sebagai penampungan sampah akhir di Depok sudah kelebihan kapasitas. Akibatnya sering muncul kendala keterlambatan pengangkutan sampah dari berbagai penjuru Depok yang menimbulkan ketidaknyamanan warga.
Maka solusi cepat adalah tempat pengolahan sampah di luar Depok yakni Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) di Lulut Nambo, Bogor.
"Itu memang menjadi fokus utama saya, dorong optimalisasi kerja sama antara Pemerintah Kota Depok dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pemanfaatan tempat pengolahan dan pemrosesan akhir sampah (TPPAS) Lulut Nambo di Kabupaten Bogor," kata Pradi, Kamis (5/3/2026).
Menurut Pradi, pengelolaan TPPAS Lulut Nambo kini telah diambil alih sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dengan demikian Depok sebagai salah satu kota di Jawa Barat bisa menjalin komunikasi dengan Pemprov.
"Sekarang pengelolaannya sudah diambil alih provinsi. Harapannya, Depok bisa kembali bekerja sama dalam skala yang lebih luas. Tentu perlu kesiapan fasilitas pendukung, armada, serta administrasi yang harus dikomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi," jelas anggota DPRD Jabar dari dapil Kota Depok dan Kota Bekasi ini.
Pradi menyebut wacana pengolahan sampah Depok ke TPPAS Lulut Nambo sudah lama digulirkan. Bahkan sejak ia jadi Wakil Wali Kota Depok periode 2016-2021.
"Mudah-mudah sekarang bisa diwujudkan," ujar Pradi yang juga Ketua DPC Gerindra Depok.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
