Anggota DPRD Depok termuda dari Partai Golkar ini mengakui ada pemangkasan anggaran terkait efisiensi. Namun hal tersebut semestinya tak berlaku untuk kesehatan karena nyawa jadi taruhan.
"Semua daerah mengalami efisiensi. Tapi daerah seperti Bogor dan Bandung tetap mempertahankan UHC," kata Fanny.
Fanny mengaku tak asal bicara. “Saat reses banyak sekali warga yang mengeluhkan dihapusnya program UHC," ungkapnya.
Fanny menegaskan masyarakat rentan menjadi kelompok yang sangat dirugikan.
"Ketika sakit mereka tidak lagi bisa mendapatkan layanan gratis,” ujar Fanny.
Fanny menyebut kebutuhan untuk UHC mencapai Rp184 miliar. Sedangkan dana yang tersedia Rp 103 milyar.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
