Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Laksma dr Nurrobi: Waspadai Ancaman Bio-Asimetris dan Bio-Siber Pasca Pandemi Covid-19
Advertisement . Scroll to see content

Nasib Bus Engkel di Kebumen, Hidup Segan Mati Tak Mau

Rabu, 22 November 2023 | 16:30 WIB
  • author Tama
Nasib Bus Engkel di Kebumen, Hidup Segan Mati Tak Mau
Rasimun (63), salah satu sopir mikrobus (engkel) di Kebumen. Foto: iNews Depok/Tama

"Untuk biaya solar saja sudah Rp165 ribu, belum lagi setoran ke majikan, kadang-kadang Rp 80-100 ribu. Paling sehari saya dapat Rp100 ribu," kata Rasimun.

"Sehari saya harus narik engkel sebanyak lima rit, agar tercukupi setoran. Itu juga kalau ramai, ini saja Mas bisa lihat sendiri, penumpang cuma lima," imbuhnya.

Untuk tarif engkel dari Pasar Wonokriyo Gombong hingga Kebumen yang ditempuh dengan jarak 20 km, Rasimun mematok tarif Rp10 ribu.

"Untuk Gombong-Kebumen tarifnya Rp10 ribu hingga Rp12 ribu. Kalau anak sekolah paling separuhnya," kaya Rasimun.


Rasimun, sopir engkel di Kebumen. Foto: iNews Depok/Tama

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut