Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polri Dinilai Jadi Ujung Tombak Jaga Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus
Advertisement . Scroll to see content

Banyak Kejanggalan, KontraS Sebut Kasus Brigadir J Seperti Kasus Penembakan 6 Laskar FPI

Kamis, 14 Juli 2022 | 16:27 WIB
  • author Maman
Banyak Kejanggalan, KontraS Sebut Kasus Brigadir J Seperti Kasus Penembakan 6 Laskar FPI
Almarhum Brigadir J (kiri) dan Bharada E (kanan). Sumber: Twitter

JAKARTA, iNewsDepok.id - Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menilai ada kemiripan antara kasus baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 lalu yang menewaskan Brigadir J, dengan kasus penembakan enam Laskar FPI pada Desember 2020 di Jalan Tol Jakarta - Cikampek KM 50 .

Kemiripan itu muncul karena pada penanganan kedua kasus itu terdapat kejanggalan, sehingga terkesan ada fakta yang sengaja ditutup-tutupi atau disembunyikan polisi. 

"Bukan kali pertama, upaya kepolisian dalam menyembunyikan fakta juga terjadi pada kasus terdahulu, seperti halnya penembakan terhadap enam laskar FPI," kata Wakil Koordinator KontraS Rivanlee Anandar dalam keterangan resminya, Kamis (14/7/2022).

Ia menjelaskan, upaya penyembunyian fakta dalam kasus KM 50 antara lain terungkap saat Komnas HAM memberikan keteranga di persidangan.

Dalam keterangannya, Komnas HAM mengatakan kalau warga di sekitar lokasi kejadian diduga mengalami intimidasi oleh aparat. Warga kala itu diminta aparat tidak merekam peristiwa dan bahkan diminta untuk menghapus file rekaman.

Upaya polisi menyembunyikan fakta, lanjut Rivanlee, juga terjadi pada dugaan kasus penyiksaan terhadap almarhum Hermanto yang merupakan tahanan Polsek Lubuklinggau Utara. 

Editor: Rohman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut