get app
inews
Aa Text
Read Next : MBG Bikin Perputaran Ekonomi Masyarakat Menggeliat

Resmi Perang! Saling Serang Pakistan vs Afghanistan Ternyata Gegara Warisan Inggris

Jum'at, 27 Februari 2026 | 14:43 WIB
header img
Pakistan dan Afghanistan resmi perang. Dari pihak Pakistan, deklarasi perang disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) Khawaja Asif. (Foto ilustrasi: Gemini AI)

ISLAMABAD, iNews Depok.id - Pakistan dan Afghanistan resmi perang. Dari pihak Pakistan, deklarasi perang disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) Khawaja Asif. 

Kedua negara dalam beberapa tahun terakhir saling serang di perbatasan. Akhirnya perang meluas hingga masing-masing bergantian masuk ke wilayah lawan jauh lebih ke dalam. 

"Saat ini merupakan perang terbuka antara kami dan Anda. Tentara Pakistan tidak datang dari seberang lautan. Kami adalah tetangga Anda, kami tahu seluk-beluk Anda,” seru Menhan Pakistan Khawaja Asif, Jumat (27/2/2026).

Asif tak sekadar gertak sambal. Militer Pakistan melancarkan serangan ke Afghanistan, Jumat (27/2/2026) dini hari. Tak tanggung-tanggung, jet-jet tempur Pakistan menyerang ke jantung Ibu Kota Kabul, Kandahar, dan Paktia.

Serangan Pakistan merupakan balasan atas serangan yang muncul dari Afghanistan. Asif menuduh pemerintahan Taliban Afghanistan mengumpulkan dan mengirim teroris, merampas hak asasi manusia (HAM) warga Afghanistan, serta bertindak sebagai proksi India.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menegaskan, rakyat dan militer siap sepenuhnya melindungi keamanan, kedaulatan, dan integritas wilayah.

Lalu apa masalah dua negara bertetangga tersebut? Ternyata permasalahannya adalah perbatasan kedua negara yang disebut Garis Durand atau Durand Line

Garis Durand ditetapkan Inggris pada tahun 1893. Garis ini diakui oleh Pakistan, tetapi ditentang Afghanistan. 

Afghanistan menuntut bahwa aktivitas di kedua sisi Garis Durand harus disetujui oleh kedua negara.

Garis ini membentang melintasi wilayah suku pegunungan antara wilayah yang sekarang dikenal sebagai Afghanistan dan Pakistan sepanjang 2.600 km. 

Editor : M Mahfud

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut