get app
inews
Aa Text
Read Next : Ramadan 2026 di Kantor PWI Depok, Momentum Wartawan Perkuat Spiritual dan Integritas

Ramadan 2026, Perkuat Solidaritas 1.500 Anak Disabilitas Buka Puasa di Rumah Mans Indonesia

Sabtu, 28 Februari 2026 | 01:05 WIB
header img
Ramadan 2026 menjadi peristiwa bersejarah bagi Rumah Mans Indonesia. Setelah anggotanya berjumlah 1.500 penyandang disabilitas, kini mereka membuka diri lewat seremoni buka puasa bersama. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews Depok.id - Ramadan 2026 menjadi peristiwa bersejarah bagi Rumah Mans Indonesia. Setelah anggotanya berjumlah 1.500 penyandang disabilitas, kini mereka membuka diri lewat seremoni buka puasa bersama.

Acara berlangsung di Rumah Mans Indonesia yang berlokasi di Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026). 

Acara sekaligus momentum peringatan 5 tahun berdirinya komunitas tersebut.

Abdullah Mansuri, Pembina Rumah Mans Indonesia mengungkapkan komunitasnya baru kali ini membuka diri ke media dan donasi publik. 

"Ini memang sudah menjadi tekad kita sejak awal, baru mau membuka diri setelah jumlah anggota mencapai 1.500 anak disabilitas binaan, tanpa menghitung orang tua maupun relawan," kata, Abdullah Mansuri.

“Kita nggak akan membuka komunikasi dengan via media kalau jumlah kita belum seribu lima ratus,” imbuh Abdullah sambil menitikkan air mata. 

Pencapaian 1.500 anggota menjadi penanda bahwa komunitas cukup kuat untuk berkembang lebih luas. Abdullah berharap momentum Ramadan dapat semakin memperkuat solidaritas dan kebermanfaatan Rumah Mans Indonesia. 

Abdullah menjelaskan Rumah Mans Indonesia berkomitmen mewujudkan harapan sekaligus mengembangkan bakat anak-anak disabilitas agar tumbuh lebih percaya diri dan mandiri. Ditopang struktur organisasi terdiri dari pembina, pengawas, dan pengurus, Rumah Mans Indonesia akhirnya menjadi tempat mengasah diri anak-anak penyandang disabilitas. 

Abdullah menceritakan Rumah Mans Indonesia resmi berdiri pada 18 Januari 2021. Komunitas ini berawal dari pertemuan sejumlah anggotanya melalui media sosial, khususnya platform TikTok.

"Meski awalnya tidak saling mengenal, ikatan persaudaraan tumbuh dari rasa kepedulian dan kasih sayang," kata Abdullah yang disapa Ayah oleh anggota komunitasnya. 

Editor : M Mahfud

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut