Budi menambahkan, dari 17 orang itu terdiri dari delapan penyelenggara negara/PNS dan sembilan orang lainnya pihak swasta. Satu di antaranya ditangkap setelah tim bergerak ke Bali. Selain ke Bali, tim juga bergerak ke wilayah Jawa Barat dan mengamankan satu orang.
"Kemudian 1 diamankan di wilayah Jawa Barat, yang merupakan Kakanwil Imigrasi Jawa Barat," tuturnya.
Budi menuturkan, pihaknya akan menggelar perkara untuk menentukan status hukum mereka yang terjaring operasi senyap ini.
"Jadi kita sama-sama tunggu nanti pihak-pihak siapa saja yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dari peristiwa tertangkap tangan ini," katanya.
KPK juga menangkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus non TPI Jakbar, Ronald Arman Abdullah dalam OTT tersebut.
Selain itu, lembaga antirasuah juga telah menyita 22 kendaraan bermotor, 11 sepeda, hingga ratusan gram logam mulia.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
