Ratusan Tabung Gas Tertawa Baby Whip Disita BPOM
Ia merinci 122 tabung tersebut diantaranya adalah 51 tabung berisi gas N2O Baby Whip 2,2 liter, 42 tabung berisi gas N2O Baby Whip 640 gram, dua tabung gas NO2 satu kilogram, satu tabung gas NO2 dua kilogram, dua tabung gas NO2 empat kilogram, empat tabung gas NO2 tujuh kilogram.
Kemudian ada beberapa tabung kosong yang menjadi barang bukti diantaranya adalah lima tabung kosong gas NO2 Baby Whip 2,2 liter, satu tabung kosong gas NO2 Baby Whip 1.250 gram, 10 tabung kosong gas NO2 Baby Whip 640 gram, empat tabung kosong gas NO2 tujuh kilogram.
Selain itu terdapat juga satu alat pemanas, dua rol plastik untuk membungkus, satu bungkus plastik, tiga kardus kemasan 640 gram kali enam, 61 kardus kemasan 640 gram kali satu, satu tutup tabung, lima bungkus kabel ties, tiga buah lakban dan tiga dus Nosle sebagai alat bantu penggunaan gas N2O.
Sementara itu, Deputi Bidang Penindakan BPOM, Tubagus Ade Hidayat menuturkan bahwa saat ini kasus pengedaran gas N2O atau gas tertawa ini sudah naik ke tahap penyidikan.
Di sisi lain, terdapat satu orang yang telah diamankan, namun ia menegaskan bahwa pihaknya belum bisa mengungkap inisial dari pelaku yang diamankan. Mengingat penetapan tersangka masih dalam proses pendampingan.
“Penetapan tersangkanya masih berproses dalam pendampingan dengan Korwas untuk dalam waktu dekat akan kita lakukan penetapan tersangkanya. Sementara masih satu orang, kemudian hari ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang, inisialnya nanti menyusul,” pungkas dia.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar