get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran TPA Cipayung Depok Berhasil Dipadamkan, DLHK Perketat Pengawasan

Pegawai Diskominfo Nekat Bakar Kantor, Emosi Meledak Sering Diolok-olok Rekan Kerja

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:12 WIB
header img
Seorang pegawai Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) nekat bakar kantor. Emosinya meledak setelah tak kuat menahan sakit akibat sering jadi bahan olok-olok rekan kerja. (Foto: Istimewa)

KUKAR, iNews Depok.id - Seorang pegawai Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) nekat bakar kantor. Emosinya meledak setelah tak kuat menahan sakit akibat sering jadi bahan olok-olok rekan kerja

Kejadian berlangsung di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim. 

Pelaku berinisial MA, seorang pegawai outsourcing Diskominfo. Ia sehari-hari bertugas sebagai operator call center.

Kebakaran terjadi, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 07.00 WITA di ruang rapat Diskominfo lantai 3. Api baru padam setelah 2 jam petugas Damkar jibaku memadamkan api.

Kebakaran menghanguskan seisi ruang rapat seperti meja, kursi, dan layar. 

Dari pemeriksaan diketahui ada seseorang yang membakar. Ternyata pelakunya MA, pegawai Diskominfo. 

Penyidik Satreskrim Polres Kukar menemukan bukti pelaku membawa bahan bakar minyak jenis Pertalite yang dimasukkan ke dalam galon mineral. Pertalite itulah yang digunakan MA untuk membakar kantor. 

Kasi Humas Polres Kutai Kartanegara Iptu Haryo Jipang Painolan menyebut MA sudah ditangkap dan kini diperiksa intensif di Mapolres Kukar.

Dari hasil pemeriksaan terungkap MA emosi gegara sering jadi bahan olok-olok atau di-bully tekan kerja. 

Salah satu olok-olok, MA sering diam-diam di foto rekan kerja. Foto MA dibikin stiker dan dibagikan ke grup percakapan di handphone. 

“Pelaku merasa kesal karena orang kantor memfoto pelaku diam-diam dan dijadikan bahan olokan,” kata Iptu Haryo Jipang Painolan. 

Editor : M Mahfud

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut