Tinju Dunia: Fundora vs Thurman, Sengatan Tiang Listrik Memakan Korban TKO Ronde 6
LAS VEGAS, iNews Depok.id – Tinju dunia hari ini mempertemukan Sebastian Fundora vs Keith Thurman di kelas Welter Super memperebutkan sabuk WBC. Sengatan Sebastian Fundora yang berjuluk Tiang Listrik karena tinggi badan 197 cm membuat Thurman yang bertinggi 171 cm kalah TKO di ronde 6.
Inilah kali pertama Keith Thurman kalah KO atau TKO. Mantan juara dunia WBA kelas Welter yang dikenal berteknik tinggi dengan daya tahan hebat, kali ini tak berdaya menghadapi petinju dengan tinggi menjulang.
Duel Sebastian Fundora vs Keith Thurman berlangsung di MGM Grand Garden, Las Vegas, Nevada hari ini, Sabtu (29/3/2026).
Dalam duel ini, Sebastian Fundora adalah juara bertahan. Fundora merebut sabuk WBC Welter Super atau Menengah Ringan saat menaklukan Tim Tszyu, tepat 2 tahun lalu yakni pada 30 Maret 2024.
Duel keduanya dinanti penggemar tinju dunia mengingat rekornya yang hebat. Sebastian Fundora memiliki catatan ring 25-1 artinya hanya kalah sekali dalam 25 duel.
Demikian juga Keith Thurman dengan ring rekor 33-1, hanya kalah 1 kali dari 33 duel. Satu-satunya kekalahan Thurman ditorehkan petinju legendaris Manny Pacman Pacquiao.
Thurman petinju top dunia dengan catatan mengesankan mengalahkan lawan-lawan hebat seperti Danny Garcia, Robert Guerero, Luiz Collazo, Shawn Porter, dan Mario Barios.
Sementara Sebagian Fundora adalah fenomena baru di dunia tinju. Bertarung di kelas Welter Super dengan berat 69 kilogram, Fundora yang bertinggi 197 cm, bak tiang listrik.
Dengan 197 cm, tinggi Sebastian Fundora mirip dengan petinju kelas Berat, Anthony Joshua. Bahkan di kelas Berat, tinggi 197 cm sudah tergolong menjulang.
Lebih menariknya, meski tinggi menjulang, Fundora bertinju dengan gaya menyerang. Ia tak mengandalkan gaya bertahan menjaga jarak berkat 2 tangannya yang begitu lihai bergerak mencecar lawan.
Itu yang dilakukan Fundora saat menghadapi Thurman. Fundora dengan jangkauan tangan 204 cm, bahkan terus mendekati Thurman yang jauh lebih pendek. Thurman yang bahkan bergerak mundur untuk menghindari tekanan Fundora.
Dengan kecepatannya, 2 tangan Fundora terus menerus menyengat muka Thurman. Meski bertarung dalam jarak rapat, Thurman tak mampu membalas serangan Fundora.
Kepala Fundora yang di posisi ketinggian, susah dijangkau counter Thurman. Fundora yang bertarung dengan gaya kidal, begitu mudah mencecar kepala Thurman.
Tak ayal pertarungan berjalan searah. Thurman jadi samsak hidup sepanjang ronde.
Wasit yang melihat muka Thurman sudah bonyok dan tak mampu memberikan perlawanan akhirnya menghentikan pertandingan di ronde 6.
Editor : M Mahfud