Waspadai Krisis Air Bersih dan Kebakaran! Puncak Kemarau 2026 Terjadi Bulan Agustus – September
JAKARTA, iNews Depok.id – Waspadai krisis air bersih dan ancaman kebakaran. Puncak musim kemarau 2026 di Jawa Barat dan sebagian besar wilayah Indonesia akan terjadi pada bulan Agustus – September.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani menyatakan musim kemarau tahun 2026 akan lebih kering karena munculnya fenomena El Nino.
El Nino adalah fenomena iklim global akibat memanasnya suhu permukaan air laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur. Bagi Indonesia dan Australia, kondisi ini mengakibatkan berkurangnya curah hujan secara drastis. Sementara di Amerika Tengah dan Selatan, terjadi sebaliknya, curah hujan sangat tinggi.
“Tahun ini kemarau datang lebih cepat, lebih panjang dan lebih kering karena fenomena El Nino. Bulan Juni ini di Pantura sudah terasa, dan bulan Juli hingga Oktober akan merata di Jabar, dimana puncaknya di bulan Agustus dan September,” kata Faisal dikutip, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Faisal, karakteristik musim kemarau di Jawa Barat tidak seragam karena setiap wilayah memiliki zona musim yang berbeda.
“Sebagian wilayah seperti pesisir utara Jawa Barat sudah memasuki musim kemarau, sementara wilayah lain seperti Bogor memiliki karakteristik yang berbeda sehingga masih berpotensi mengalami hujan. Karena itu pemantauan perlu dilakukan secara spesifik berdasarkan zona musim,” kata dia.
Editor : M Mahfud