Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Implementasikan Konsep Green Port, KCN Tanam Ribuan Pohon Mangrove
Advertisement . Scroll to see content

F-MAKI Duga Tudingan PT KCN Sebabkan Pencemaran Abu Batubara Sarat Kepentingan

Senin, 21 Maret 2022 | 14:56 WIB
  • author Tim iNews
F-MAKI Duga Tudingan PT KCN Sebabkan Pencemaran Abu Batubara Sarat Kepentingan
Massa F-MRM berunjuk rasa di Kementerian Perhubungan, mengeluhkan pencemaran debu batubara yang mengganggu kesehatan mereka. Foto: Istimewa

Sebab, jelas dia, selain KCN, masih banyak perusahaan yang melakukan bongkar muat batubara di Pelabuhan Marunda, di anyaranya Pelabuhan Marunda Center, Pelabuhan KBN C 04, Pelabuhan Wailai Jaya, Pelabuhan HSD dan Pelabuhan Jayanti Mandiri.


Data beberapa perusahaan yang melakukan bongkar muat batubara di Pelabuhan Marunda. Sumber: F-MAKI

''Nah, tuduhan penyebaran debu batubara yang hanya diarahkan kepada KCN itubterlalu berlebihan karena nyatanya ada empat perusahaan lainnya yang melakukan kegiatan yang sama, tetapi mengapa hanya KCN yang menjadi sasaran tembak?" tanya Syaefudin.

Ia menjelaskan bahwa Pelabuhan Marunda merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tentunya diberi batas zona aman, dan lokasi Rusunawa Marunda berada di luar zona aman tersebut karena berjarak sekitar 5 kilometer dari pelabuhan KCN.

KSOP dan KCN, lanjutnya, juga sudah melakukan penyiraman pada stockpile ketika diperlukan, dan juga pemasangan jaring untuk mengurangi penyebaran debu batubara.

''KCN menjadikan Pelabuhan Marunda sebagai pelabuhan hijau (Green Port) dengan menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk menjadikan Pelabuhan Marunda sebagai pelabuhan yang ramah lingkungan,'' tegas Syaefudin

Keluhan warga Rusunawa Marunda

Sebelumnya, sejumlah media mengabarkan kalau F-MRM menyatakan bahwa saat ini di lingkungan tempat tinggal mereka sedang terjadi pencemaran lingkungan debu batubara dalam bentuk flying ash bottom ash (FABA).

Editor: Rohman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut