Juru Bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) Arab Saudi, Turki Al Maliki, mengatakan negaranya tidak menginginkan eskalasi.
"Kerajaan tidak mencari eskalasi, tetapi akan membalas setiap agresi yang ditujukan ke wilayahnya" katanya, di akun media sosial X.
Sebelumnya Kemhan Arab Saudi menuduh milisi Syiah pro-Iran menyerang fasilitas minyak di bagian timur negaranya serta Ibu Kota Riyadh.
Namun, kelompok bernama Perlawanan Islam di Irak membantah keterlibatan mereka dalam serangan terhadap fasilitas Saudi. Kelompok tersebut mengungkap Houthi-lah yang harus bertanggung jawab.
Perlawanan Islam Irak menuding Saudi takut mengakui kelompok Houthi Yaman yang menyerang negaranya karena tidak bisa membalas.
Houthi telah mengaku bertanggung jawab dalam serangan terhadap fasilitas minyak Saudi, mulai dari ladang timur ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
