Jadi Bandar Sabu di Depok, Seorang Warga Iran Diburu BNNP Jabar

Mada Mahfud
JS dan MI, dua orang residivis kasus narkoba jaringan bandar seorang warga Iran, di bekuk BNNP Jawa Barat dan DKI Jakarta di Jalan Kelapa Sawit, Cinere, Depok pada Senin (10/8/2026). (Foto: Istimewa)

DEPOK, iNews Depok.id - Seorang warga Iran, berinisial S masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan kini diburu Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat (BNNP). 

S menjadi bandar narkoba jenis sabu di Depok. S diketahui menjadi bandar setelah anggota jaringannya JS dan MI. Dua orang residivis kasus narkoba di bekuk BNNP Jawa Barat dan DKI Jakarta di Jalan Kelapa Sawit, Cinere, Depok pada Senin (10/8/2026).

Kepala BNNP Jawa Barat Brigjen Sulistyo Pudjo Hartono menyatakan telah mengantongi identitas dan foto S. 

"Kita akan kembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika internasional yang beroperasi di Jawa Barat," kata Brigjen Pudjo dikutip, Rabu (19/8/2026). 

Kepala BNNP Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi jika melihat ada aktivitas perederan narkoba. 

Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Jawa Barat Kombes Pol Hanifa Martunas Siringoringo mengungkapkan kronologi penangkapan JS dan MI. 

JS dan MI ditangkap di kamar kosnya di kawasan Perumahan Kelapa Sawit. BNNP Jawa Barat juga menemukan 5 kilogram kristal putih yang diduga sabu di dalam lemari pakaian. 

Dari hasil penyelidikan terhadap JS dan MI, terungkap warga Iran berinisial S jadi bandar sabu tersebut. Penyidik BNNP juga mengamankan buku catatan penjualan narkotika jenis sabu dan catridge vape. 

Selain S, warga negara Iran, BNNP juga memburu perantara yang menghubungkan dengan JS dan MI. 

Editor : M Mahfud

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network