TEHERAN, iNews Depok.id - Perang Timur Tengah belum usai. Iran balas serang pangkalan Amerika Serikat di Kuwait.
Serangan balas dendam Iran merespon gempuran Amerika Serikat ke fasilitas militer di Kota Bandar Abbas pada Kamis dini hari.
Militer Iran dilaporkan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Kuwait, Kamis (28/5/2026). Serangan itu memicu suara ledakan yang terdengar di Ibu Kota Kuwait City.
Militer Kuwait menyatakan, sistem pertahanan udara mencegat rudal dan drone musuh. Meski demikian militer tidak menyebutkan dari mana asal rudal dan drone tersebut.
Disebutkan suara ledakan yang terdengar hasil dari pencegatan oleh sistem pertahanan udara. Otoritas mendesak masyarakat untuk mengikuti instruksi keamanan dan keselamatan.
Kuwait merupakan rumah bagi pangkalan udara AS yang sebelumnya juga menjadi target serangan selama pecahnya perang pada 28 Februari hingga 8 April lalu.
Sebelumnya Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan serangan terhadap pangkalan militer AS sebagai pembalasan atas gempuran terhadap fasilitas militer di Kota Bandar Abbas pada dini hari.
Stasiun televisi Press TV, mengutip keterangan sumber pejabat militer IRGC, melaporkan serangan balasan itu berlangsung sekitar pukul 05.00 waktu setempat. Namun IRGC tak menyebutkan pangkalan militer AS mana menjadi target serangan.
IRGC memperingatkan, setiap tindakan agresi terhadap Iran tidak akan dibiarkan tanpa pembalasan. Mereka juga mengingatkan serangan pembalasan terhadap AS berikutnya akan lebih keras lagi.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
