RIYADH, iNews Depok.id - Harga minyak mentah mendidih seiring Perang Timur Tengah meluas ke Selat Bab el-Mandeb. Houthi Yaman mengaku telah menyerang 2 kapal tanker Saudi Arabia di Selat Bab el-Mandeb.
Selat Bab el-Mandeb berperan penting dengan kontribusi 12 persen jalur perdagangan global.
Selat Bab el-Mandeb menghubungkan Laut Merah dan Terusan Suez dengan Teluk Aden serta Samudra Hindia.
Pantauan iNews Depok, Jumat (24/7/2026) pagi WIB, harga minyak mentah jenis brent sempat menyentuh USD101,13. Angka ini meningkat 24 persen dibandingkan sebulan lalu saat gencatan senjata AS dan Iran.
Mengutip Anadolu, Kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah melancarkan serangan terhadap dua kapal tanker minyak Arab Saudi menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone.
Otoritas Arab Saudi membenarkan salah satu kapal menjadi sasaran serangan, namun memastikan seluruh awak kapal dalam keadaan selamat.
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengatakan operasi tersebut menyasar kapal tanker minyak Arab Saudi Encelia dan Layla karena dituduh melanggar blokade maritim yang diberlakukan kelompok itu. Ia mengklaim serangan tersebut mengenai sasaran secara langsung.
Saree mengatakan operasi itu memaksa hampir 10 kapal lainnya berbalik arah dan mundur.
Ia menegaskan kelompok Houthi akan terus melanjutkan operasi maritim terhadap Arab Saudi dan mempertahankan kebijakan "blokade dibalas blokade".
Saree juga memperingatkan Arab Saudi bahwa setiap serangan terhadap Yaman akan dibalas dengan operasi besar yang menjangkau wilayah Arab Saudi.
Sebelumnya, badan UK Maritime Trade Operations (UKMTO) melaporkan kebakaran terjadi di atas sebuah kapal tanker setelah terkena proyektil sekitar 70 mil laut di barat daya Al Shaqiq, Arab Saudi. Lembaga tersebut menyatakan pihak berwenang sedang menyelidiki insiden itu.
Belakangan, Otoritas Umum Transportasi Arab Saudi (TGA), seperti dikutip kantor berita resmi SPA, mengonfirmasi bahwa kapal tanker Encelia menjadi sasaran serangan saat berlayar di Laut Merah sehingga memicu kebakaran di bagian haluan kapal.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
