JAKARTA, iNewsDepok.id – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto merotasi sejumlah perwira tinggi di tubuh Polri. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Telegram No: ST/2205/X/KEP/2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Dalam mutasi tersebut, Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Dekananto Eko Purwono mendapat promosi jabatan sebagai Kapolda Jawa Timur (Jatim). Promosi ini menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilannya selama bertugas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Jawa Timur bukan wilayah asing bagi perwira tinggi bintang dua tersebut. Dekananto lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, pada 8 Agustus 1972.
Nama Dekananto mencuat ke tingkat nasional saat menjabat sebagai Dirintelkam Polda Jatim. Publik mengenalnya sebagai sosok ahli pencegahan konflik berkat keahliannya di bidang intelijen dan keamanan.
Pada 2023, ia memimpin pembongkaran 687 tugu perguruan silat di Jawa Timur. Ia mengalihfungsikan tugu-tugu tersebut menjadi Tugu Pancasila. Langkah strategis ini berhasil menekan eskalasi bentrokan antar kelompok silat di berbagai wilayah Jatim.
Selain meredam konflik pesilat, Dekananto merangkul seluruh elemen suporter sepak bola di Jawa Timur. Pendekatan persuasif ini berhasil mencegah terjadinya tawuran antar suporter.
Rekam jejak gemilang di Jawa Timur mengantarkannya menjabat Dirintelkam Polda Metro Jaya pada 2024. Ia kembali sukses menjaga situasi keamanan Ibu Kota tetap kondusif.
Kariernya terus menanjak. Pada 2025, Dekananto dipercaya menjabat Direktur Politik Baintelkam Polri menggantikan Brigjen Pol Deddy Kusuma Bakti. Tak lama kemudian, ia resmi dilantik sebagai Wakapolda Metro Jaya pada Agustus 2025.
Selama menjabat Wakapolda Metro Jaya, Dekananto menginisiasi program Jaga Jakarta On The Spot. Program ini memperkuat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam menjaga ketertiban Ibu Kota.
Ia juga berhasil meredam rivalitas sengit antara suporter Persija dan Persib. Keberhasilan ini terbukti saat pertandingan Persija melawan Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 12 September 2026 berjalan aman dan tertib. Laga tersebut menjadi momen bersejarah karena merupakan kali pertama kedua tim bertanding di GBK dalam kurun 7 tahun terakhir.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
