Pertumbuhan kawasan permukiman di sekitar Sawangan dan Parung Bingung turut berkontribusi terhadap lonjakan mobilitas harian.
Oleh karena itu, pelebaran jalan dianggap sebagai solusi jangka menengah untuk memperbesar daya tampung lalu lintas.
Pemkot menargetkan proses pembebasan lahan dapat berjalan paralel dengan tahapan perencanaan teknis, sehingga eksekusi fisik dapat dilakukan tanpa hambatan administrasi yang berarti.
3. Jembatan Serong menuju Jalan Muhidin.
Kawasan ini dinilai strategis karena akan menjadi jalur keluar masuk kendaraan setelah exit tol Tanah Merah beroperasi.
“Kami akan merapikan dan melebarkan jalan dari Jembatan Serong menuju Jalan Muhidin. Di sana nanti akan ada akses keluar tol dari Tanah Merah, sehingga jangan sampai ketika tol beroperasi justru menimbulkan kemacetan baru. Nanti akan kami lebarkan,” jelasnya.
Pelebaran Jalan Muhidin menjadi bagian integral dari rencana besar integrasi jaringan jalan kota dengan akses tol.
Pemerintah daerah menilai kesiapan akses tol harus dirancang sejak awal agar tidak menciptakan titik kemacetan baru yang justru memindahkan masalah ke lokasi lain.
“Pembebasan lahan untuk Jalan Muhidin menjadi kewajiban kami agar akses keluar-masuk tol dapat lebih mudah dan lancar,” katanya.
Penataan dimulai dari kawasan Jembatan Serong pada tahun ini sebagai tahap awal, sementara pelebaran Jalan Muhidin ditargetkan terealisasi pada 2027 atau paling lambat 2028.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
