"Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk," (QS. Al-Isra' : 32).
”Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar),” QS. Ar-Rum: 41.
Puasa menjadi arena untuk pengendalian hawa nafsu karena diperintahkan secara tegas untuk menjauhi banyak larangan. Jika dilanggar maka puasa batal.
Salah satu contohnya adalah melakukan hubungan intim termasuk pada istri atau suaminya sendiri, maka otomatis puasa secara langsung batal.
Demikian juga saat puasa dilarang untuk mengucapkan hal-hal jelek, berkelahai atau perbuatan buruk lainnya.
Harapannya setelah latihan sebulan penuh, kemampuan mengendalikan hawa nafsu menjadi kebiasaan sehari-hari.
Jika kebiasan tersebut berjalan, karier seseorang akan lancar dan tak terguling perbuatan serakah korupsi dan berzina.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
