Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polri Dinilai Jadi Ujung Tombak Jaga Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus
Advertisement . Scroll to see content

Tanggapi Penggeledahan di 12 Lokasi, Tokoh Muda NU Sebut Sinergi Polri-Kejaksaan Tetap Diperlukan

Kamis, 09 Juli 2026 | 14:00 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Tanggapi Penggeledahan di 12 Lokasi, Tokoh Muda NU Sebut Sinergi Polri-Kejaksaan Tetap Diperlukan
Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus penulis buku Prabowo untuk Indonesia Raya, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawy (Gus Lilur)

Dipicu Momentum Pengumuman Tersangka di Hari Bhayangkara

Gus Lilur tidak menampik adanya persepsi di publik mengenai ketegangan psikologis pasca-penetapan tersangka seorang jenderal Polri dalam kasus program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diumumkan tepat pada Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026 lalu. Pada hari itu, Polri tengah menggelar perayaan megah yang dihadiri Presiden, Wakil Presiden, serta para petinggi negara. Namun pada petang harinya, pihak Jampidsus merilis penangkapan perwira tinggi tersebut.

"Apa Polri tidak terima Perwira Polri ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Kejaksaan Agung? Menurut saya, bukan! Itu karena Polri merasa dinista dan dihina karena penangkapan itu seperti sengaja digunakan untuk menghina Polri, dipaskan Hari Bhayangkara ," jelas Gus Lilur.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut