Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tanggapi Penggeledahan di 12 Lokasi, Tokoh Muda NU Sebut Sinergi Polri-Kejaksaan Tetap Diperlukan
Advertisement . Scroll to see content

Gus Ipul Tepis Tudingan Aliran Rp480 Miliar di Muktamar Ke-35 NU: Fitnah dan Menyesatkan

Rabu, 23 September 2026 | 19:50 WIB
  • author Riyan Rizki Roshali
Gus Ipul Tepis Tudingan Aliran Rp480 Miliar di Muktamar Ke-35 NU: Fitnah dan Menyesatkan
Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur. Foto: Ist

JAKARTA, iNewsDepok.id – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021–2026, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, merespons keras tudingan Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur terkait adanya aliran dana sebesar Rp480 miliar dalam penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU. Gus Ipul secara tegas menilai pernyataan tersebut sebagai bentuk fitnah yang berpotensi menyesatkan publik.

"Itu kan fitnah itu. Ya, itu yang harus dibuktikan. Dan itu bahaya sekali itu kalau kemudian enggak terbukti. Ya, Menurut saya itu itu menyesatkan sekali," kata Gus Ipul kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Pernyataan ini mencetuskan gelombang ketegangan usai Gus Lilur sebelumnya mengklaim bahwa terdapat dugaan aliran dana Rp480 miliar yang dibawa dari Jakarta menuju lokasi muktamar di Jombang menggunakan dua kendaraan Toyota Land Cruiser. Gus Lilur bahkan menuding bahwa dana jumbo tersebut bersumber dari beberapa oknum berinisial P, B, dan NW.

Menanggapi tudingan yang dinilai merugikan nama baik organisasi, Gus Ipul yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana Muktamar Ke-35 NU menyuarakan rencana tegas untuk menempuh jalur hukum. Sebagai langkah awal, pihak panitia bakal melayangkan somasi secara resmi kepada tiga pihak yang dinilai menyebarkan narasi tanpa bukti dasar.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut