get app
inews
Aa Text
Read Next : MPSI Laporkan Saiful Mujani ke Bareskrim Polri

Bareskrim: Server Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk Tersebar di Brasil hingga China

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:48 WIB
header img
Polisi usut semua pihak yang terlibat dalam sindikat judol internasional di Hayam Wuruk. (Foto: iNews.id/Aldhi)

JAKARTA, iNewsDepok.id – Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri membeberkan fakta baru terkait jaringan judi online internasional yang bermarkas di Plaza Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Berdasarkan hasil pelacakan digital, alamat server dan hosting situs perjudian tersebut ternyata tersebar di beberapa negara di luar negeri.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, mengungkapkan bahwa saat penyidik melakukan pendalaman mendalam pada IP address, sistem utama sindikat ini sama sekali tidak berada di Indonesia. Jaringan ini memanfaatkan infrastruktur digital global yang berlokasi di Brasil, Filipina, China, dan Vietnam untuk mengoperasikan bisnis gelap mereka.


Bareskrim Polri menggerebek aktivitas pengelolaan judi online (judol) yang beroperasi di sebuah kantor di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Foto: Arif Julianto

Meskipun kendali server berada di luar negeri, Brigjen Wira Satya Triputra menekankan bahwa pihaknya tidak akan berhenti di sini. Bareskrim berkomitmen untuk terus mengusut tuntas dan memburu pihak-pihak lain yang terlibat, termasuk melacak aliran dana, memburu aset hasil kejahatan, hingga menjerat aktor yang berperan sebagai penjamin atau pembeking sindikat tersebut.

Ratusan WNA dan Empat WNI Resmi Jadi Tersangka

Kasus besar ini pertama kali terbongkar setelah aparat kepolisian melakukan penggerebekan massal di Plaza Hayam Wuruk pada 9 Mei 2026. Dalam operasi tersebut, polisi awalnya mengamankan 321 Warga Negara Asing (WNA). Setelah melalui serangkaian pemeriksaan intensif, penyidik akhirnya menetapkan 287 WNA di antaranya sebagai tersangka resmi.

Ratusan WNA yang terjerat pidana tersebut berasal dari berbagai negara, dengan rincian 185 warga negara Vietnam, 76 warga negara China, 15 warga negara Myanmar, enam warga negara Thailand, tiga warga negara Laos, dan dua warga negara Malaysia.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut