Wow! Teliti Daun Binahong, 6 Siswa MTs Negeri 4 Jaksel Sabet Emas di Kompetisi Science Fair
Rafan mengungkapkan latar belakang penelitian. Ia dan 5 rekannya gelisah terhadap dominasi bahan kimia pada obat luka konvensional yang kerap mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.
Ia juga resah terhadap ruang digital yang kurang sehat. Banyak anak-anak terpapar ekstrimisme kekerasan melalui konten game online.
"Berangkat dari masalah tersebut, Tim Binaplast menginisiasi sebuah terobosan berupa patch transdermal berbahan alami yang menawarkan metode penyembuhan luka secara praktis, aman, dan efisien," ujar Rafan.
Ketua Tim Binaplast, Nizam Hummam, menegaskan plester luka Binaplast merupakan produk ramah lingkungan.
"Kami melihat potensi besar dari daun binahong untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dengan menyerap hasil budidaya tanaman binahong langsung dari pekarangan rumah warga," ujarnya.
Ia juga berharap pemasaran digital dilakukan untuk menjangkau pasar yang luas, menjadikan ruang digital sehat dan produktif serta membangun mental wirausaha muda.
Raghnall Zaahir, anggota Binaplast Tim, memaparkan bahwa efektifitas percepatan penyembuhan luka bertumpu pada kekayaan zat aktif alami daun binahong seperti flavonoid, saponin, tanin, dan steroid yang secara klinis berperan aktif menghentikan pendarahan, menekan pertumbuhan bakteri, serta menstimulasi pembentukan kolagen baru pada kulit.
Sementara itu Rangga, yang juga anggota Binaplast tim, menyatakan keamanan dan efektivitas plester telah teruji secara ilmiah. Menurutnya seluruh rangkaian uji laboratorium dan asistensi teknis dilakukan di Pusat Laboratorium Terpadu UIN Syarif Hidayatullah.
Editor : M Mahfud