Hasbullah Rahmad Sebut Jabar Siap Anggarkan Dana Pembangunan Underpass Citayam Tahun 2027
DEPOK, iNews Depok.id - Hasbullah Rahmad, anggota DPRD Jawa Barat menyebut Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) siap mengalokasikan anggaran untuk pembangunan underpass atau terowongan Citayem pada tahun 2027 mendatang.
Pemprov Jawa Barat masih menunggu tahapan pembebasan yang dilakukan Pemerintah Kota Depok dan Pemerintah Kabupaten Bogor.
"Gubernur Jawa Barat sudah meminta Wali Kota Depok dan Bupati Bogor untuk masing-masing membebaskan lahan di Citayam untuk bisa dibangun underpass dua lajur, yakni ke arah Bogor dan Depok,” kata Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Provinsi Jawa Barat, H. M. Hasbullah Rahmad, S.Pd., M.Hum, Jumat (27/3/2026).
Bang Has, sapaan akrabnya, menyatakan urgensi pembangunan underpass Citayan untuk mengatasi masalah kemacetan menahun yang selama ini dikeluhkan pengendara.
“Sangat bisa mengurai kemacetan karena kendaraan tidak lagi bertemu dengan terminal angkot bayangan, pasar, stasiun, dan rel kereta,” kata anggota DPRD Jabar dapil Kota Depok dan Kota Bekasi ini.
Menurut Bang Has, pembangunan underpass paling cocok karena tak akan mengganggu perekonomian sekitar. Aktivitas pasar dan stasiun tetap akan berjalan
Sedangkan jika dibangun fly over bisa mengganggu aktivitas sekitar. Ia mencontohkan pembangunan fly over Jalan Arif Rahman Hakim di Depok yang berdampak tutupnya ruko untuk sementara waktu di kanan kiri.
“Kita memikirkan bagaimana kondisi arus lalu lintas di Citayam tetap lancar dan ekonomi tetap tumbuh. Rekomendasi yang dikeluarkan adalah pembangunan underpass, bukan fly over,” katanya.
Ia berharap Wali Kota Depok dan Bupati Bogor bisa menyelesaikan pembebasan lahan hingga Desember 2026, sehingga pada 2027 bisa dianggarkan pembangunan underpass Citayam.
Bang Has yakin dengan underpass Citayam, arus lalu lintas akan mengalir cepat karena di Citayem ke arah Cipayung ada pintu tol.
Anggota DPRD Jabar menyebut sudah meminta Wali Kota Depok untuk melebarkan Jalan Raya Citayem hingga 3-4 meter ke pinggir kali. Selain untuk menambah lebar jalan juga agar lahan tidak ditempati pedagang kaki lima (PKL).
"Sekarang tanah kosong di pinggir kali ditempati PKL, kalau dibiarkan akan mengganggu arus lalu lintas," ujar Bang Has.
Politikus senior ini yakin pembangunan underpass akan membuat wilayah Citayem Depok akan bisa berkembang.
"Perumahan di Citayam akan berkembang karena orang yang kerja di Jakarta akan punya akses keluar dan masuk tol," papar Bang Has.
Editor : M Mahfud