Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran TPA Cipayung Depok Berhasil Dipadamkan, DLHK Perketat Pengawasan
Advertisement . Scroll to see content

Waspadalah! El Nino di Musim Kemarau Naikkan Risiko Kebakaran dan Pencemaran Udara

Rabu, 01 Juli 2026 | 11:38 WIB
  • author Binti Mufarida / Mada Mahfud
Waspadalah! El Nino di Musim Kemarau Naikkan Risiko Kebakaran dan Pencemaran Udara
El Nino yang bertepatan dengan musim kemarau 2026 membuat risiko kebakaran dan pencemaran udara meningkat. Masyarakat diminta waspada agar kebakaran bisa dicegah dan dampak terhadap kesehatan bisa diminimalkan. (Foto: Istimewa)

DEPOK, iNews Depok.id - El Nino yang bertepatan dengan musim kemarau 2026 membuat risiko kebakaran dan pencemaran udara meningkat. Masyarakat diminta waspada agar kebakaran bisa dicegah dan dampak terhadap kesehatan bisa diminimalkan. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena El Nino diperkirakan berlangsung selama 9 hingga 12 bulan.

“El Nino ini akan berakhir di bulan Mei tahun depan,” kata Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani dikutip Rabu (1/7/2026).

BMKG memperkirakan daerah terdampak yakni Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Sumatra bagian selatan, Kalimantan bagian selatan, Sulawesi, hingga Papua bagian selatan.

Munculnya El Nino membuat musim kemarau bertambah kering. "Yang perlu kita waspadai bukan lamanya El Nino, tetapi ketika fenomena ini bertepatan dengan musim kemarau," ceplos Faisal. 

Dengan kekeringan makin ekstrem, risiko kebakaran dan penurunan kualitas udara akibat meningkatnya konsentrasi polutan meningkat.

"Ada potensi gangguan kesehatan masyarakat seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan penyakit akibat paparan suhu panas," ujar Kepala BMKG. 

Oleh karena itu, Faisal menekankan perlunya, kesiapsiagaan sejak dini melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut