get app
inews
Aa Text
Read Next : ASEAN Blue Innovation Expo 2025 Resmi Dibuka, Dorong Ekonomi Biru Berkelanjutan

GEF SGP Indonesia x NatGeo Gelar Talkshow: "Melestarikan Lingkungan Melalui Peran Kearifan Lokal"

Sabtu, 22 Maret 2025 | 12:30 WIB
header img
Ki-ka: Anton Sri P-Senior Programme Manager UNDP, Yudha Kurniawan-Sutradara Film Harmoni, Mahandis Yoanata T-Managing Editor Nat Geo Indonesia, Sidi Rana M-Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, dan Yanidar Witjaksono-Direktur Executive YBUL. Foto: Novi

Setiap tindakan, sekecil apapun, memiliki potensi untuk memberikan kontribusi positif. Mulai dari menghemat energi dalam kehidupan sehari-hari hingga mendukung praktik bisnis yang bertanggung jawab, partisipasi aktif masyarakat adalah kunci keberhasilan agenda pelestarian lingkungan yang telah disepakati di tingkat internasional.

Dalam konteks ini, peran Global Environment Facility (GEF) menjadi sangat penting. Sebagai mekanisme pendanaan yang dipercaya oleh lebih dari 200 negara dan PBB, GEF memastikan tersalurnya dukungan finansial untuk berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang dijalankan oleh pemerintah maupun organisasi masyarakat sipil, seperti yang dilakukan oleh Yayasan Bina Usaha Lingkungan (YBUL).

Kontribusi dari berbagai pihak, termasuk media seperti National Geographic Indonesia yang secara konsisten mengangkat isu lingkungan dan kearifan lokal, serta para sineas yang menghasilkan karya inspiratif seperti film "Harmoni," memberikan dorongan yang signifikan bagi terciptanya kesadaran dan aksi nyata di masyarakat.

“Kearifan lokal, yang mencakup adat, tradisi, dan hubungan harmonis dengan alam, memiliki fungsi positif yang beragam. Kearifan lokal menjadi pedoman dalam menghadapi masalah sehari-hari, alat kontrol sosial, penjaga keberlangsungan hidup, pelestari budaya, dan penuntun hidup secara lestari dengan mencintai dan menjaga lingkungan,” ujar Yanidar Witjaksono, Direktur Executive YBUL. “Nilai aset alam Indonesia itu sangat besar dan konsekuensi dari kelalaian manusia terhadap lingkungan, telah kita rasakan melalui bencana alam dan perubahan iklim. Oleh karena itu kita semua harus bertindak lebih serius dan berkontribusi sesuai dengan peran masing-masing terhadap pelestarian lingkungan,” tandas Yani.

Kisah pribadi Sidi Rana Menggala, Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, yang termotivasi untuk terus membantu Indonesia, serta pengalaman masa kecil Sutradara Yudha Kurniawan di Banyuwangi yang menyaksikan perubahan iklim mempengaruhi kehidupan petani, menjadi contoh nyata betapa isu lingkungan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Perjalanan Yudha dalam menghasilkan film yang mengangkat kearifan lokal Gorontalo dan realitas sosial di Bali, menunjukkan bagaimana seni dan budaya dapat menjadi media yang kuat untuk menyampaikan pesan pelestarian lingkungan dengan bahasa yang autentik dan menyentuh.

Pada akhirnya, upaya pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Setiap individu, organisasi, dan negara memiliki peran yang tak tergantikan. Kesadaran untuk berkontribusi, baik secara individu maupun kolektif, adalah kunci untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Seperti yang ditekankan oleh UNDP, tidak ada suara yang tidak diperhatikan, dan setiap tindakan yang kita lakukan hari ini akan menentukan kualitas lingkungan di masa depan. Mari bergandengan tangan, merajut asa pelestarian lingkungan, demi bumi yang lebih lestari untuk generasi kini dan nanti.

Editor : M Mahfud

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut