Trump Takuti Eropa untuk Raih Dukungan, Narasikan Iran Kembangkan Rudal Balistik Antarbenua
WASHINGTON, iNews Depok.id - Donald Trump mulai kembali merangkul sekutu lamanya untuk menakutu dan menyerang Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) tersebut menggulirkan narasi Iran mengembangkan rudal balistik antarbenua untuk menjangkau AS dan Eropa.
AS belum juga menyerang meski dikabarkan sudah menurunkan 40 ribu pasukan yang disebar 7 lokasi di dekat Iran.
Salah satu kendala yang dihadapi AS adalah minimnya dukungan langsung dari sekutu lama, negara-negara Eropa. Ini akibat langkah kontroversial Trump seperti hendak mencaplok Greenland dari Denmark.
“Iran telah mengembangkan rudal yang bisa mengancam Eropa dan pangkalan kita di luar negeri. Mereka sedang berupaya membangun rudal yang segera mencapai Amerika Serikat,” kata Trump dalam Pidato Kenegaraan pada Selasa (24/2/2026) malam.
Persoalan rudal balistik mulai kembali diseret AS menuju perundingan putaran ketiga di Jenewa, tidak hanya soal isu nuklir.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Marco Rubio berharap ada kemajuan dalam perundingan nuklir putaran ketiga dengan Iran.
Namun Rubio menyoroti keengganan Iran untuk membahas program rudal balistiknya. Iran bersikeras hanya akan menegosiasikan nuklir dengan AS, bukan isu lain.
"Tapi penting juga untuk diingat, Iran menolak untuk berbicara tentang rudal balistik kepada kami atau siapa pun. Dan itu adalah masalah besar," ujar Rubio seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (26/2/2026).
Editor : M Mahfud