Jalankan Janji Politik Bikin Pemerintah Prabowo Raih Tingkat Kepuasan Publik 79,2 Persen
JAKARTA, iNews Depok.id - Langkah Presiden Prabowo Subianto jalankan janji politik membuat pemerintahannya meraih tingkat kepuasan publik 79,2 persen dalam survei yang dilakukan Indikator Politik.
Demikian pandangan Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional, Ayip Tayana dalam keterangan di Jakarta, Rabu (25/2/2026).
"Tingkat kepuasan 79,2 persen merupakan angka tertinggi dibanding para pendahulunya," kata Ayip Tayana.
Menurut Ayip, langkah Prabowo menjalankan hampir semua janji politik dinilai masyarakat sebagai komitmen.
Ia mencontohkan janji politik yang dijalankan Prabowo seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), swasembada beras dan ketahanan pangan, cek kesehatan gratis, hingga pendidikan yang merata dan inklusif.
"Secara kasat mata, sebagian besar janji kampanye Prabowo mulai direalisasikan," kata Ayip.
Ia mencontohkan, MBG dengan 60 juta penerima. Demikian pula Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang hadir di setiap desa.
"Juga kita lihat swasembada beras pada tahun pertama, Kampung Nelayan Merah Putih di pesisir, Sekolah Rakyat gratis untuk rakyat miskin, hingga cek kesehatan gratis," terang Ayip.
"Ini menunjukan bahwa rakyat menilai pemerintah sudah berada di jalan yang tepat atau arah yang jelas," kata Ayip Tayana.
Meski demikian, Ayip menilai ada beberapa evaluasi yang harus dilakukan agar program politik itu benar-benar bermanfaat pada rakyat, seperti MBG harus ada evaluasi untuk keberagaman menu dan keamanan pangannya.
"Beberapa bulan terakhir ada kejadian keracunan kan, jadi evaluasi perlu dilakukan lebih serius. Bila perlu tutup dapur dapur nakal yang tidak sesuai dengan SOP yang sudah diberikan," sambungnya.
Selain itu, evaluasi Sekolah Rakyat memiliki tujuan yang baik untuk memberikan akses pendidikan pada masyarakat miskin dan miskin ekstrem, namun kualitas pengajar, kurikulum, hingga fasilitas harus dipastikan ada evaluasi secara berkala.
Sedangkan Koperasi Desa Merah Putih yang secara konsep memiliki visi yang tepat untuk mengangkat perekonomian desa secara kolektif. Maka, pengelolanya harus memiliki perspektif bisnis yang baik, agar Kopdes ini tidak kalah saing dengan korporasi, atau justru bersaing dengan usaha rakyat sendiri di desa.
"Janji dan program pemerintah ini sudah berjalan baik, tapi kualitas, pemerataan dan keberlanjutan progeam masih perlu pengawasan dan evaluasi ketat agar dampaknya tetap dirasakan oleh seluruh bangsa Indonesia," jelas Ayip.
Editor : Mahfud