Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tinju Dunia: Moses Itauma vs Franklin, Menguji Calon Bintang Kelas Berat usai Era Usyk
Advertisement . Scroll to see content

5 Ketangguhan Deontay Wilder yang Membuat Petinju Kelas Berat Ciut Nyalinya

Selasa, 22 Agustus 2023 | 16:53 WIB
  • author Andryanto Wisnuwidodo/Rivo
5 Ketangguhan Deontay Wilder yang Membuat Petinju Kelas Berat Ciut Nyalinya
Deontay Wilder saat meng-KO petinju Bermane Stiverne. Foto: Ist

3. Penakluk Juara Kelas Berat Amerika Pertama sejak 2007

Dengan memegang gelar WBC dari 2015 hingga 2020 dan mempertahankannya sebanyak 10 kali, Deontay Wilder menjadi juara dunia kelas berat Amerika pertama sejak tahun 2007. 

Ini merupakan periode terpanjang dalam sejarah tinju tanpa juara kelas berat Amerika Serikat. Postur tubuhnya yang besar dan gagah membuatnya ditakuti oleh rival-rivalnya, meskipun dominasinya akhirnya berakhir oleh Tyson Fury. Kini, Wilder berusaha merebut kembali sabuk juara WBC.

4. Pukulan Mematikan dengan Kecepatan Luar Biasa

Pukulan mematikan dengan kecepatan luar biasa membuat Deontay Wilder ditakuti oleh petinju-petinju kelas berat lainnya. 

Robert Helenius adalah korban terbaru dari pukulan dahsyat Wilder yang mengakibatkannya pingsan di atas ring. Kekuatannya dalam satu pukulan menyerupai gaya pukulan Mike Tyson.

5. Pemenang Knockout of The Year

Tak peduli apakah Anda menyukainya atau tidak, Deontay Wilder selalu memberikan nilai lebih pada setiap pertarungan. 

Ia menawarkan kepastian bahwa dalam setiap pertarungannya, seseorang pasti akan terluka, terjatuh, atau tersingkir. 

Pada 16 Januari 2016, Deontay Wilder berhasil mempertahankan gelar WBC-nya untuk ketiga kalinya dengan mengalahkan Artur Szpilka dalam gaya yang mengesankan. Pukulannya ini membuatnya meraih penghargaan Knockout of The Year pada tahun 2016.
 

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut