Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mengapa Setelah Lebaran Banyak Orang Berburu Bakso dan Mie Ayam? Ini Alasannya!
Advertisement . Scroll to see content

Lato-lato Serang Sapi, Warga Kebumen Jadi Enggan Makan Bakso

Minggu, 21 Mei 2023 | 16:48 WIB
  • author Tama
Lato-lato Serang Sapi, Warga Kebumen Jadi Enggan Makan Bakso
Sejumlah sapi di Kabupaten Kebumen terdampak penyakit lato-lato atau Lumpy Skin Disease (LSD). Foto: iNews Depok/Tama

Selain ke pedagang sapi, imbas penyakit lato-lato ini sangat dirasakan dampaknya oleh sejumlah pedagang bakso.

Andika, salah satu pedagang bakso di sekitar Pasar Petanahan mengaku, minat beli masyarakat dengan adanya kabar penyakit lato-lato pada sapi, membuat penghasilan dagangan baksonya menurun. Penurunan omsetnya hingga 60 persen, akibat kabar penyakit LSD itu.

"Gara-gara lato-lato orang jadi malas beli bakso. Mulai Idulfitri kemarin sampai sekarang, pendapatan turun hingga 60 persen," kata Andika.

"Masyarakat mengaku jijik dengan penyakit lato-lato yang menyerang sapi," imbuhnya.

Andika menambahkan, para pedagang bakso di Kebumen telah memilih daging yang higienis untuk pembuatan daging bakso.

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut