Sering Dilakukan Sehari-hari, Inilah 6 Kebiasaan yang Menyebabkan Tekanan Darah Melonjak

Diana Rafikasari
.
Kamis, 24 November 2022 | 07:45 WIB
Tanpa disadari 6 kebiasaan yang sering dilakukan sehari-hari bisa menyebabkan tekanan darah melonjak. Foto ilustrasi: Freepik/wavebreakmedia_micro

DEPOK, iNewsDepok.id - Setidaknya ada 6 kebiasaan yang bisa menyebabkan tekanan darah melonjak atau naik. Umumnya hal-hal yang menyebabkan tekanan darah naik adalah faktor genetika, gaya hidup seperti pola makan, rutinitas olahraga dan kebiasaan tidur.

Hal lain yang memengaruhi tingkat tekanan darah seseorang di antaranya diet tinggi lemak, konsumsi garam dan gula, serta gaya hidup yang tidak banyak bergerak. Namun, para ahli juga mengingatkan ada kebiasaan lain yang berdampak pada tekanan darah seseorang.

Untuk itu, penting bagi kita untuk memahami beberapa kebiasaan umum berikut ini dapat memengaruhi tekanan darah. Tanpa disadari kebiasaan tersebut membuat tekanan darah tinggi lebih sulit untuk dikendalkan.

Berikut 6 kebiasaan yang menyebabkan tekanan darah melonjak atau naik, seperti dikutip dari Healthline pada Selasa (22/11/2022):

  1. Marah

Berdasarkan penelitian di European Heart Journal, satu ledakan kemarahan dapat memiliki efek samping langsung. Itu karena kemarahan menyebabkan peningkatan tekanan darah dan pelepasan hormon stres adrenalin dan kortisol.

Selain itu, seseorang berisiko terkena serangan jantung atau angina hampir lima kali lebih tinggi dalam 2 jam setelah marah dan risiko stroke empat kali lebih tinggi.

  1. Minum Kopi dan Alkohol

Alkohol dan kafein juga dapat berkontribusi pada peningkatan tekanan darah. Membatasi kafein hingga kurang dari 300 miligram atau sekitar dua hingga tiga cangkir kopi per hari, dapat membantu menghindari tekanan darah tinggi mencapai tingkat kritis.

Sementara alkohol harus dibatasi tidak lebih dari satu gelas per hari untuk perempuan dan tidak lebih dari dua gelas per hari untuk laki-laki. Ekstrak teh hijau dan produk terkait kafein lainnya, seperti matcha, semuanya meningkatkan lonjakan adrenalin pada pasien.

  1. Merokok

Merokok terbukti dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke, juga dapat meningkatkan tekanan darah. Berdasarkan American Academy of Family Physicians, nikotin yang harus disalahkan.

Pasalnya, hal tersebut menyebabkan pembuluh darah menyempit dan jantung berdetak lebih cepat, yang membuat tekanan darah semakin tinggi.

Bahkan penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah perokok selama periode 24 jam lebih tinggi daripada mereka yang tidak merokok.

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini