Chef Bryan dengan teknologi dapur cerdas yang disematkan pada alat masak, membuat proses memasak menjadi mudah.
Ia mencontohkan akurasi tinggi sensor suhu dan kematangan, membuat peserta tak kesulitan menghasilkan masakan sesuai keinginan. "Kini proses memasak tak perlu diawasi, ada sistem sensor yang akurat dan mudah digunakan," imbuh Chef Bryan.
Dalam lomba memasak, para pemenang memperoleh hadiah berupa produk Bosch Home Appliances dengan total nilai Rp55 juta serta voucher Sayurbox senilai total Rp10,8 juta.
"Kalau saya memasak itu sebagai sarana menyalurkan kreativitas di tengah kesibukan sehari-hari. Dan tentu saya semakin senang dengan adanya alat masak berteknologi dapyr cerdas," kata Ananta Aristian yang keluar sebagai juara pertama Bosch Culinary Masters 2026.
Head of Marketing Bosch Home Indonesia, Theressa Victoria mengungkapkan setiap orang punya preferensi berbeda soal tingkat kematangan makanan. Untuk itu oven Bosch menghadirkan teknologi AI serta kamera terintegrasi yang memberi kontrol lebih presisi dalam proses memasak.
"Tidak hanya mengandalkan sensor suhu untuk memastikan kematangan merata hingga ke bagian dalam, pengguna juga dapat memantau proses secara real-time melalui aplikasi tanpa perlu membuka pintu oven," kata Theressa Victoria menggambarkan mudahnya mengoperasikan oven Bosch.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
