Sikap ini diambil setelah Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach memicu kontroversi publik. Sahroni dikritik karena pernyataannya terkait wacana pembubaran DPR, sementara Nafa Urbach menuai kritikan karena video yang menyatakan dukungan pada tunjangan rumah DPR.
Permintaan ini juga sejalan dengan langkah partai lain yang menonaktifkan kadernya, seperti Eko Patrio dan Uya Kuya dari PAN, serta Adies Kadir dari Golkar. Fraksi NasDem berharap langkah ini dapat menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
BERITA POPULER
+
News Update
