Kesejahteraan Petani Meningkat, Langkah Kementan Jaga Stabilitas Pangan Tuai Apresiasi
JAKARTA, iNewsDepok.id — Kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meraih apresiasi dari berbagai organisasi atas keberhasilannya menjaga stabilitas ketersediaan pupuk, menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah, serta meningkatkan Nilai Tukar Petani (NTP).
Organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menilai kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap kesejahteraan para petani di lapangan.
“mereka para petani tahu siapa yang bekerja untuk rakyat. Ketika produksi meningkat, pupuk diperkuat, dan harga gabah dijaga, petani bisa melihat langsung keberpihakan pemerintah” ujarnya.
Keberhasilan orchestrasi kebijakan ini tecermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat produksi padi nasional tahun 2025 melonjak menjadi 60,21 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Angka ini naik 13,29% atau sekitar 7,06 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, produksi beras konsumsi naik menjadi 34,69 juta ton dengan luas panen yang meluas hingga 11,32 juta hektare.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar