Rantis Brimob dan Pasukan Bersenjata Lengkap Jaga Ketat Mabes Polri, Ada Apa?
Aksi pengetatan keamanan di markas komando ini diduga kuat berkaitan dengan eskalasi perkara setelah digelarnya operasi penggeledahan maraton oleh Polri di 12 lokasi berbeda. Salah satunya terjadi saat penindakan di kafe de’Clan Signature, di mana tim penyidik berhasil membongkar keberadaan sebuah brankas rahasia tersembunyi. Di dalam brankas tersebut, petugas menemukan uang asing senilai SGD 3.130.000 dalam pecahan SGD 100, USD 889.965, serta uang tunai rupiah sebesar Rp 259.159.000, yang jika ditotal seluruhnya mencapai nilai Rp60 miliar.
Operasi senyap yang tidak kalah mencengangkan juga terjadi di kawasan hunian elite Sentul. Kepala Kortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto, mengungkap secara langsung hasil penggeledahan sebuah rumah mewah yang beralamat di Parahyangan Golf 2 tersebut. Menurut penjelasannya, tumpukan emas batangan seberat puluhan kilogram dan tumpukan lembaran uang asing ditemukan tersimpan rapi di dalam sebuah brankas yang terkunci rapat.
“Ditemukan brankas terkunci, setelah dibuka berisi 7 koper. Yang pertama 74 kilogram emas batangan. Kemudian USD 4.767.300. Kemudian SGD 14.083.800. Kemudian Rp100 juta. Estimasi total dalam rupiah senilai 476 miliar,” ucap dia.
Selain mengamankan harta karun bernilai fantastis tersebut, tim penyidik juga menyita sejumlah dokumen penting, telepon genggam, hingga foto keluarga dari dalam rumah mewah itu. Kendati demikian, hingga kini Polri belum membeberkan siapa sosok asli yang memiliki rumah di kawasan Parahyangan Golf tersebut. Totok menegaskan bahwa fokus utama petugas saat ini adalah mengamankan seluruh barang bukti kejahatan tersebut untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
“Kami juga telah melakukan penyitaan beberapa dokumen-dokumen termasuk handphone, kemudian beberapa foto keluarga yang diduga pemilik rumah dan pemilik barang dalam brankas. Selanjutnya barang bukti akan kita lakukan penyitaan,” tutupnya.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar