get app
inews
Aa Text
Read Next : Pacu Ketahanan Pangan, IRN 2025 Danai 96 Penelitian Mahasiswa dari 61 Perguruan Tinggi

Hari Kebangkitan Nasional, Solusi Pangan Masa Depan Jadi Riset Krusial Ketahanan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 | 17:46 WIB
header img
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional, sejumlah tantangan dihadapi agar ketahanan nasional terjaga, salah satunya adalah solusi pangan masa depan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews Depok.id – Hari ini, 20 Mei 2026 diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Sejumlah tantangan dihadapi agar ketahanan nasional terjaga, salah satunya adalah solusi pangan masa depan.

Prof. Dr. Ir. Purwiyatno Hariyadi, M.Sc, Guru Besar IPB dan Ketua Tim Pakar Indofood Riset Nugraha (IRN) menyatakan momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat penting bahwa kemajuan bangsa ikut ditentukan oleh semangat dan kualitas generasi mudanya.

Ia menyebut generasi muda, termasuk para peneliti muda, adalah motor penggerak utama dalam menjawab kompleksitas tantangan masa depan Indonesia.

”Tantangannya adalah bagaimana riset tidak berhenti di laboratorium, melainkan mampu mentransformasi potensi tersebut menjadi solusi pangan masa depan yang yang memberikan dampak ganda: meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” jelas Prof. Dr. Ir. Purwiyatno Hariyadi, M.Sc dalam ketarangan di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Agar riset bisa berkelanjutan, Purwiyatno menilai harus ada kolaborasi strategis dunia usaha dan akademik. Ia mengapresiasi  PT Indofood Sukses Makmur Tbk yang menggulirkan program Indofood Riset Nugraha yang telah berjalan 20 tahun.

Sementara itu Stefanus Indrayana, Head of Corporate Communications PT Indofood Sukses Makmur Tbk menyatakan semangat kolaboratif antara pelaku industry dan dunia akademik diperlukan untuk menjawab tantangan masa depan.

”Indofood memandang kolaborasi dengan dunia akademik sebagai elemen penting dalam membangun ekosistem riset yang kredibel dan berkelanjutan,” kata Stefanus Indrayana.

Stefanus mengungkapkan selama dua dekade pelaksanaannya, Program Indofood Riset Nugraha telah menerima lebih dari 8.300 proposal penelitian dan mendanai lebih dari 1.100 penelitian mahasiswa dari lebih 200 universitas dan perguruan tinggi di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

Untuk mewujudkan visi Indonesia Emas, Stevanus menegaskan diperlukan generasi peneliti yang tidak hanya cerdas secara akademi, tapi berani untuk bereksplorasi dan berinovasi, terutama dalam mengoptimalkan potensi serta kearifan lokal guna melahirkan solusi masa depan.

Editor : M Mahfud

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut