Perkuat Wawasan Kerja, Mahasiswa ULBI Bandung Kunjungi Pabrik Sepeda di Citeureup
BOGOR, iNews Depok.id - Perkuat wawasan dunia kerja, mahasiswa Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) Bandung mengunjungi pabrik sepeda kaliber nasional di Citeureup Bogor.
Kepala Program Studi S1 Manajemen Rekayasa ULBI, Dimas Mukhlis Hidayat Fathurohman menyatakan kunjungan diharapkan memperkuat wawasan mahasiswa mengenai penerapan teknologi dan inovasi dalam sistem produksi.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa diajak melihat secara langsung proses manufaktur sepeda, mulai dari produksi rangka (frame), proses pengecatan, perakitan komponen, hingga pengendalian kualitas (quality control) yang memastikan setiap sepeda memenuhi standar kualitas sebelum dipasarkan kepada konsumen.
"Ini tentu akan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya profesionalisme dan kerja sama tim di lingkungan kerja," kata Dimas Mukhlis Hidayat Fathurohman, Minggu (2/8/2026).
Dimas Muklis menyebut kunjungan 15 mahasiwa ULBI ke pabrik sepeda United milik PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) menjembani teori yang dipelajari di perkuliahan dengan praktik nyata di dunia industri.
"Khususnya dalam pengelolaan produksi, distribusi bahan baku dan produk akhir, serta pengendalian kualitas," imbuh Dimas Mukhlis.
Direktur UNTD, Henry Mulyadi, menyambut baik kunjungan mahasiswa dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.
Menurut Henry, pengalaman belajar tidak hanya diperoleh di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan dunia industri, dalam hal ini industri sepeda.
"Melalui kunjungan ini, kami berharap mahasiswa dapat memahami bagaimana sebuah perusahaan manufaktur beroperasi, melihat pentingnya inovasi, kualitas, efisiensi, serta kolaborasi dalam setiap proses bisnis. Kami juga berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri di masa depan," kata Henry.
Henry menambahkan, PT Terang Dunia Internusa Tbk akan terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta muda Indonesia.
Henry yakin sinergi antara dunia akademik dan industri merupakan langkah penting untuk menciptakan lulusan yang adaptif, inovatif, dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Editor : Mahfud