Walkot Supian Suri Fokus Bangun 5 Proyek Urai Kemacetan di Depok Tahun 2026
4. Pembebasan Lahan untuk Pembangunan Underpass Citayam
Proyek ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Depok, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Underpass Citayam diharapkan mampu mengurai kepadatan di perlintasan sebidang yang selama ini menjadi sumber antrean panjang kendaraan, terutama saat jadwal perjalanan kereta meningkat.
Sinergi lintas daerah menjadi kunci keberhasilan proyek ini mengingat posisi Citayam yang berada di wilayah perbatasan administratif.
5. Akses Menuju Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)
Supian menyebutkan perlunya kelanjutan pembangunan underpass di wilayah terusan Jalan Juanda guna mendukung aksesibilitas layanan kesehatan.
“Banyak pekerjaan rumah yang harus kami selesaikan. Saya bersama Pak Wakil berkomitmen menuntaskan program-program prioritas ini. Mohon doa dan dukungan agar alokasi anggaran mencukupi serta masyarakat dapat memahami prioritas pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur,” ungkapnya.
Supian menyampaikan bahwa pembebasan lahan untuk proyek tersebut akan dimulai tahun depan sesuai komitmen pemerintah provinsi.
“Untuk underpass akses RSUI, tadi Pak Gubernur berkomitmen bahwa tahun depan akan dimulai pembebasan lahannya. Mohon doanya agar seluruh proses berjalan lancar dan sesuai rencana,” pungkasnya.
Percepatan infrastruktur di Depok menjadi bagian dari visi pembangunan kota yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Dengan kombinasi pembangunan jalan baru, pelebaran koridor eksisting, penataan akses tol, hingga proyek underpass, Pemkot Depok menargetkan terciptanya sistem transportasi yang lebih efisien.
Kemacetan yang selama ini menjadi keluhan utama warga diharapkan dapat ditekan secara bertahap melalui pendekatan komprehensif.
Pembangunan infrastruktur tidak hanya dipandang sebagai proyek fisik, tetapi sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Editor : M Mahfud