Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kesulitan Akses Kredit Bank, UMKM Butuh Solusi Pendanaan Cepat Agar Produksi Tak Tertunda
Advertisement . Scroll to see content

'Indonesia Gelap', Pakar Hukum Henry Indraguna Minta Pemerintah Ubah Pesimisme Masyarakat

Sabtu, 22 Februari 2025 | 11:49 WIB
  • author Tama
'Indonesia Gelap', Pakar Hukum Henry Indraguna Minta Pemerintah Ubah Pesimisme Masyarakat
Massa aksi yang menggelar demonstrasi bertajuk Indonesia Gelap mulai melakukan aksi pelemparan kepada petugas kepolisian, di Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2025). (Foto: iNews.id/Danandaya Arya Putra)

"Pertama adalah semua penyelenggara negara dari Presiden hingga pemerintahan paling bawah, harus dapat melahirkan pengelolaan uang rakyat secara transparan memberikan pelayanan publik. Prinsipnya pemerintah perlu lebih terbuka soal bagaimana dana negara digunakan dan pastikan tidak ada yang disalahgunakan," tuturnya.

Kedua adalah fokus kerja pemerintah harus memprioritaskan pelaksanaan kebijakan yang benar-benar mendorong kesejahteraan masyarakat. 

"Membuka lebih banyak lapangan pekerjaan yang padat karya, memberikan bantuan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memberi perhatian lebih pada rakyat yang benar-benar terhimpit oleh kondisi ekonomi. Kebijakan yang lebih inklusif dan merata bisa membantu mengurangi kesenjangan sosial," ungkapnya. 

Yang terakhir, penyebab utama semua adalah kebuntuan komunikasi. Komunikasi yang dilakukan pembantu Presiden antara satu dengan lainnya tidak konsisten bahkan sering terperangkap kepentingan ego masing-masing kementerian atau lembaga. "Sehingga dianggap rakyat bahwa kebijakan yang diambil kepala negara malah tidak berpihak kepada rakyat," ungkap Henry.

Henry masih percaya bahwa Presiden merekrut banyak staf khusus, tentu dimaksudkan untuk memudahkan berkomunikasi dengan publik.

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut