Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mahasiswa FTUI Tawarkan Solusi untuk Penyempurnaan PeduliLindungi
Advertisement . Scroll to see content

Setelah Kontak Erat dengan Pasien Omicron, Bila Hasil Tes Negatif Lakukan Karantina 5 Hari

Jum'at, 11 Februari 2022 | 17:57 WIB
  • author TIm iNews
Setelah Kontak Erat dengan Pasien Omicron, Bila Hasil Tes Negatif Lakukan Karantina 5 Hari
Tes COVID-19, tes PCR. Foto: Medicaldaily

JAKARTA, iNews.id - Seseorang dianjurkan untuk segera melakukan tes COVID-19 seperti tes antigen atau tes PCR setelah seseorang melakukan kontak erat dengan pasien Omicron.

"Segera tes jika kontak erat dengan orang positif Covid-19 agar mengetahui apakah positif atau tidak," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr. Siti Nadia Tarmizi dalam keterangannya, Jumat (11/2/2022).

BACA JUGA:

Yuni Shara Akui Pernah Positif COVID-19 dan Jalani Isoman di Rumah

Jika dalam tes COVID-19 tersebut hasilnya negatif, maka menurut dr. Nadia seseorang tersebut untuk tetap menjalankan karantina mandiri selama 5 hari. Pasalnya, varian yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan itu memiliki masa inkubasi mencapai 14 hingga 21 hari.

BACA JUGA:

Gejala Omicron Berbeda dengan Varian Delta

"Kalau hasilnya negatif harus karantina karena ada masa inkubasi. Mungkin pada saat kita tes belum positif. Jadi karantina selama 5 hari dan lakukan tes kembali," demikian kata dr. Siti Nadia.

Lebih lanjut dr. Nadia mengatakan gejala Omicron biasanya muncul secara berbeda-beda pada setiap pasien. Ada pasien yang menunjukkan gejala 3 sampai 6 hari setelah terinfeksi.

Gejala Omicron meliputi pilek, batuk hingga sakit tenggorokan. Meski terlihat ringan, namun menurut dr. Nadia seseorang untuk tidak menyepelekan varian ini.

"Jadi setelah 5 hari tertular baru hari ke 5 muncul gejala. Ada yang mengatakan setelah 3 hari tertular, gejala sudah mulai muncul," pungkasnya.

Editor: Kartika Indah Kusumawardhani

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut