get app
inews
Aa Read Next : Sejarah Depok 18 Maret, Diresmikan Sebagai Kota Administratif pada Tahun 1982

Depok Kota Sejuta Maulid, Ini Alasannya

Senin, 20 Desember 2021 | 12:09 WIB
header img
Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Kota Depok yang diperingati secara serentak di 63 kelurahan. Foto: Diskominfo

DEPOK, iNews.id - Selain dikenal sebagai Kota Pendidikan, Depok juga disebut sebagai Kota Sejuta Maulid. Ini karena Depok memang getol menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pemkot Depok sendiri kerap menggelar Festival Depok Sejuta Maulid dengan peringatan Maulid Nabi di Lapangan Balai  Kota Depok  dan dilakukan serentak di 63 kelurahan se-Kota Depok.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi tradisi yang mengakar di Depok. Peringatan Maulid Nabi dijadikan momentum mempererat tali persaudaraan dan kecintaan kepada Nabi, serta momentum untuk terus belajar dan menghargai orang lain tanpa pandang bulu.

Melalui Peringatan Maulid Nabi, warga Depok diingatkan memiliki figur teladan yakni Baginda Rasulullah SAW.

Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam berbagai kesempatan mengatakan Maulid Nabi merupakan maulid peradaban, lahirnya peradaban manusia melalui lahirnya Nabi Muhammad SAW. Hal ini harus diingatkan atau dideklarasikan karena inti dari interaksi manusia adalah akhlakul kharimah.

“Kalau akhlaknya jelek tidak akan terpakai, bahkan tidak terpandang oleh Allah SWT dalam timbangan nanti di hari kiamat. Timbangan yang memberatkan di hari kiamat adalah khusnul khuluq,” ujarnya.

Nabi Muhammad Saw diutus Allah Swt untuk menjadi rahmat dan kasih sayang. Di antara rahmat terbesar adalah akhlak. Inilah hikmah dari peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw.

Soal peringatan Maulid Nabi di Kota Depok, menariknya Pemerintah Kota Depok pun menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H di tahun 2021 tingkat Depok, yang serentak dilakukan di 63 kelurahan se-Kota Depok dan beberapa majlis taklim secara tatap muka pada (27/10/2021) lalu.

Peringatan Maulid di 63 kelurahan di Depok bukan yang pertama kalinya, karena kegiatan ini sudah berlangsung sejak sebelum pandemi COVID-19.

Pemkot Depok juga menggelar bazaar dalam rangka Maulid dengan “Cinta Rasulullah untuk Depok Religius,” yang diisi dengan ceramah agama dan bazaar UMKM, pada 18-19 November 2018 di Balai Kota Depok.

Soal tradisi Maulid, di Masjid Al Musafir, Cilodong, Depok mpernah menggelar Perayaan Maulid Nabi dengan cara unik, yakni disertai makan bersama ala masyarakat Pariaman, Sumatera Barat, yakni tradisi bajamba, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah Swt dengan menikmati berbagai santapan makanan.

Editor : Kartika Indah Kusumawardhani

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut