Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kursi Sang Pendidik Bangsa Hancur di Kota Pelajar Pasca Tawuran di Taman Siswa
Advertisement . Scroll to see content

Abdi Dalemnya Banyak Dosen dan Profesor, Pantas Keraton Yogyakarta Masih Hidup

Selasa, 06 Desember 2022 | 10:13 WIB
  • author Dhodi
Abdi Dalemnya Banyak Dosen dan Profesor, Pantas Keraton Yogyakarta Masih Hidup
Abdi dalem Keraton Yogyakarta. Foto : Dhodi/Net Depok

Abdi dalem wajib datang ke keraton setiap 10 hari. Setiap kali datang, para abdi dalem harus menjalankan tugasnya masing masing di dalam lingkungan keraton selama 24 jam. Oleh sebab itu para abdi dalem sebagian masih bisa memiliki pekerjaan di luar keraton.

Salah satu syarat menjadi abdi dalem Keraton Yogyakarta adalah bersedia menerima budaya keraton. Karena Keraton Yogyakarta adalah penerus dari Kerajaan Mataram Islam, maka abdi dalem juga harus bersedia menerima budaya Islam. Meskipun abdi dalem tersebut tidak beragama Islam.

Tugas utama seorang abdi dalem keraton adalah menjaga dan melestarikan kebudayaan, khususnya budaya Keraton Yogyakarta.

Menjadi seorang abdi dalem Keraton Yogyakarta tidak harus warga asli Yogyakarta. Beberapa abdi dalem berasal dari luar Kota Yogyakarta, seperti dari Magelang, Temanggung dan lain lain.

Selain itu juga menjadi abdi dalem Keraton Yogyakarta tidak harus mahir berbahasa Jawa. Yang penting mau belajar tentang bahasa Jawa, khususnya bahasa Jawa halus atau ‘Kromo Inggil’.

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut