JAKARTA, iNewsDepok.id - Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, membantah keras anggapan bahwa erupsi sejumlah gunung berapi di Indonesia yang terjadi secara bersamaan merupakan hasil rekayasa teknologi maupun senjata buatan manusia. Ia menegaskan tuduhan tersebut sama sekali tidak memiliki dasar ilmiah.
Menurut Daryono, erupsi adalah bentuk pelepasan energi endogenik bumi berskala raksasa dari dinamika mantel di kedalaman puluhan hingga ratusan kilometer.
Tekanan di dalam kantong magma bisa mencapai ratusan MegaPascal. Kekuatan sebesar ini mustahil dibangkitkan, disimulasikan, atau dikendalikan oleh teknologi manusia, termasuk gelombang elektromagnetik maupun ledakan buatan.
Posisi Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire menjadi alasan alami mengapa aktivitas vulkanik di tanah air sangat intensif. Pertemuan beberapa lempeng tektonik utama memicu pelelehan batuan mantel yang menghasilkan suplai magma secara berkesinambungan.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
