Mengapa Gunung Berapi Bisa Meletus Bersamaan? Ini Penjelasan Ilmiah dari IABI

Jonathan Simanjuntak
Erupsi Gunung Anak Krakatau ternyata belum berhenti. Pada hari, Selasa (8/9/2026) pukul 05.34 WIB kembali semburkan material ke udara. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsDepok.id - Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, membantah keras anggapan bahwa erupsi sejumlah gunung berapi di Indonesia yang terjadi secara bersamaan merupakan hasil rekayasa teknologi maupun senjata buatan manusia. Ia menegaskan tuduhan tersebut sama sekali tidak memiliki dasar ilmiah.

Menurut Daryono, erupsi adalah bentuk pelepasan energi endogenik bumi berskala raksasa dari dinamika mantel di kedalaman puluhan hingga ratusan kilometer.

Tekanan di dalam kantong magma bisa mencapai ratusan MegaPascal. Kekuatan sebesar ini mustahil dibangkitkan, disimulasikan, atau dikendalikan oleh teknologi manusia, termasuk gelombang elektromagnetik maupun ledakan buatan.

Posisi Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire menjadi alasan alami mengapa aktivitas vulkanik di tanah air sangat intensif. Pertemuan beberapa lempeng tektonik utama memicu pelelehan batuan mantel yang menghasilkan suplai magma secara berkesinambungan.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network