Agar Pasokan BBM dan LPG Lancar, Fasilitas Distribusi Dipantau Ketat

Mada Mahfud
Komitmen layani pasokan energi masyarakat, fasilitas distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG dipantau ketat. (Foto: Istimewa)

Secara khusus, Iriawan meminta Regional Jawa Bagian Barat (JBB) terus memperkuat keandalan distribusi BBM melalui digitalisasi sistem, optimalisasi logistik, dan koordinasi yang lebih erat dengan seluruh terminal serta pemangku kepentingan agar mampu merespons perubahan kebutuhan masyarakat secara cepat.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar-subholding melalui semangat One Pertamina sehingga rantai pasok energi, mulai dari pengadaan, penyimpanan, transportasi, hingga distribusi kepada masyarakat dapat berjalan sebagai satu sistem yang terintegrasi.

Selain menjamin keandalan pasokan, Iriawan meminta seluruh unit terus meningkatkan efisiensi operasional dengan memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), tanpa mengurangi standar HSSE maupun kualitas produk dan pelayanan.

"Cost per liter BBM, cost per kilogram LPG, dan cost per liter pelumas harus terus menurun tanpa mengurangi standar HSSE, kualitas produk, keandalan operasi, maupun pelayanan kepada masyarakat. Inilah esensi Operational Excellence untuk memperkuat daya saing Pertamina sekaligus mendukung ketahanan energi nasional," ujarnya.

Iriawan menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat hanya dapat dijaga melalui pasokan energi yang andal, operasi yang aman, serta pelayanan yang berkualitas.

"Setiap insan Pertamina harus bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan semangat memberikan yang terbaik bagi bangsa," pungkasnya.

Editor : M Mahfud

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network