DEPOK, iNews Depok.id – PT Bayer Indonesia memperkuat produksi Multiple Micronutrient Supplement (MMS) sebagai dukungan terhadap program pemerintah dalam pencegahan stunting.
Penguatan ini dilakukan melalui investasi senilai 5 juta euro atau setara Rp99 miliar di Bayer Supply Center Consumer Health Cimanggis, Depok.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menilai produksi MMS dan penguatan riset di dalam negeri merupakan langkah strategis untuk menjamin ketersediaan produk kesehatan bermutu, khususnya bagi ibu dan anak.
“Terima kasih kepada Bayer yang telah berinvestasi untuk memproduksi MMS di dalam negeri,” ujar Budi Gunadi saat menghadiri kegiatan di PT Bayer Depok, Rabu (15/1/2026).
Head of Bayer Supply Center Consumer Health Cimanggis, Priscilla Silvan Prarizta, menjelaskan MMS yang diproduksi telah memenuhi standar UNIMMAP dengan kandungan 15 vitamin dan mineral esensial bagi ibu hamil.
Bayer mengalokasikan investasi 1,4 juta euro untuk meningkatkan kapasitas produksi hingga 20 persen.
Saat ini, kapasitas produksi pabrik mencapai 2,4 miliar tablet per tahun, dengan kemampuan produksi MMS hingga 1,2 miliar tablet per tahun untuk kebutuhan domestik dan global.
Selain manufaktur, Bayer juga memperkuat fasilitas riset dan pengembangan (R&D) melalui investasi sebesar 3,6 juta euro. Fasilitas ini terhubung dengan jejaring global Bayer untuk memastikan kualitas, keamanan, dan stabilitas produk di berbagai kondisi iklim.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting serta memperkuat ekosistem kesehatan nasional.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
