Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Perang Rusia-Ukraina Akhir Berakhir? Zelensky Siap Serahkan Donestk
Advertisement . Scroll to see content

Perang Rusia Ukraina Masuk Fase Brutal, Bom Tewaskan 30 Penumpang Bus di Donetsk

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:23 WIB
  • author Mada Mahfud
Perang Rusia Ukraina Masuk Fase Brutal, Bom Tewaskan 30 Penumpang Bus di Donetsk
Bom glider Rusia hancurkan bus dan menewaskan 30 penumpang bus di Donetsk. (Foto: Istimewa)

DONETSK, iNews Depok.id - Perang Rusia Ukraina masuk ke fase brutal. Sebanyak 30 penumpang bus tewas akibat terhantam bom guided glide Rusia. 

Dua dentuman dahsyat mendadak memecah keheningan pagi di Kota Kramatorsk, Wilayah Donetsk, Ukraina timur, Kamis (8/10/2026) waktu setempat. 

Bom udara berpemandu (guided glide bomb) milik pasukan tempur Rusia menghantam tepat di tengah kerumunan massa di area halte dan armada bus umum yang sedang melayani warga. 

Hantaman amunisi berdaya ledak tinggi tersebut seketika meremukkan badan bus hingga tak berbentuk. Logam bangunan halte terlempar puluhan meter, sementara gelombang kejut ledakan menghancurkan kaca-kaca bangunan di sekitar lokasi kejadian. Asap hitam pekat menyelimuti jalanan utama yang sebelumnya dipadati warga yang hendak beraktivitas.

Data sementara mencatat sedikitnya 30 hingga 33 orang tewas seketika di lokasi kejadian akibat luka bakar berat dan paparan serpihan ledakan. Puluhan warga sipil lainnya tergeletak bersimbah darah di atas trotoar dengan kondisi luka parah. 

Tim penyelamat dan penanganan darurat langsung bergerak cepat menerobos reruntuhan untuk mengevakuasi para korban yang tertimbun material bus.

Bom yang menghantam fasilitas umum ini langsung memicu reaksi keras dari pucuk pimpinan tertinggi Ukraina. 

Presiden Volodymyr Zelenskyy mengecam keras serangan tersebut. Ia menegaskan bahwa area transportasi publik tersebut murni kawasan sipil yang bebas dari segala bentuk aktivitas maupun instalasi militer.

"Sekali lagi, pihak Rusia menyerang lokasi yang sama sekali tidak memiliki target militer," tegas pernyataan resmi dari Dewan Kota Kramatorsk.

Guna mencegah munculnya korban jiwa tambahan dari potensi serangan susulan, Pemerintah Wilayah Donetsk langsung mengambil tindakan darurat skala besar. 

Gubernur Donetsk Vadym Filashkin secara resmi mengeluarkan perintah untuk menghentikan seluruh operasional transportasi umum di Kota Kramatorsk dan Sloviansk hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Gelombang serangan udara ini kian mempertegas eskalasi pertempuran yang semakin memanas di wilayah timur Ukraina. 

Pasukan Rusia terus meningkatkan intensitas bombardir udara seiring pergerakan maju pasukan darat mereka yang makin mendekati batas timur kota, memicu kepanikan luar biasa di kalangan penduduk lokal.

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut