Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gus Ipul Tepis Tudingan Aliran Rp480 Miliar di Muktamar Ke-35 NU: Fitnah dan Menyesatkan
Advertisement . Scroll to see content

Prof Asrorun Niam Sholeh Diangkat Jadi Rais Syuriah PBNU, Cek Jejak Pengabdiannya di Sini

Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:17 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Prof Asrorun Niam Sholeh Diangkat Jadi Rais Syuriah PBNU, Cek Jejak Pengabdiannya di Sini
Prof KH Asrorun Niam Sholeh (kiri) dipercaya sebagai Rais Syurih PBNU, mendampingi Rais Am Syuriah pemimpin tertinggi organisasi PBNU. Foto: Ist

Kematangan dalam memimpin dan kemampuan mengelola dinamika organisasi tersebut dibuktikan lewat berbagai momentum krusial NU. Pada Muktamar ke-34 NU yang berlangsung di Lampung,  Pengasuh Pondok Pesantren An-Nahdlah, Depok, Jawa Barat ini dipercaya memegang peran strategis sebagai Pimpinan Sidang Muktamar. 

Kepercayaan tinggi dari jamaah dan pengurus kembali terulang pada arena Muktamar NU ke-35 di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, di mana Prof Niam kembali didaulat untuk memimpin jalannya permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut.

Rekam jejak kepemimpinan Prof Niam di lingkungan NU merupakan sebuah proses pengabdian yang panjang dan berjenjang. Kiprahnya dimulai dari badan otonom kepemudaan saat ia dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).

Pengabdian tersebut terus berlanjut di wadah alumni dengan menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Majelis Alumni IPNU, sebelum akhirnya dipercaya menakhodai organisasi tersebut sebagai Ketua Umum Majelis Alumni IPNU.

Pengalaman berorganisasi dari tingkat basis pemuda hingga alumni menjadi fondasi kokoh saat ia melangkah ke kepengurusan pusat PBNU. Kepercayaan organisasi padanya teruji lewat amanah sebagai Katib Syuriyah PBNU selama dua periode berturut-turut, hingga akhirnya kini resmi dikukuhkan sebagai Rais Syuriyah PBNU untuk periode 2026–2031.

Penetapan ini diharapkan semakin memperkuat peran Syuriyah PBNU dalam menjaga garis perjuangan ulama serta merespons berbagai tantangan keagamaan dan kebangsaan di masa depan.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut