Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tanggapi Penggeledahan di 12 Lokasi, Tokoh Muda NU Sebut Sinergi Polri-Kejaksaan Tetap Diperlukan
Advertisement . Scroll to see content

Gus Ipul Tepis Tudingan Aliran Rp480 Miliar di Muktamar Ke-35 NU: Fitnah dan Menyesatkan

Rabu, 23 September 2026 | 19:50 WIB
  • author Riyan Rizki Roshali
Gus Ipul Tepis Tudingan Aliran Rp480 Miliar di Muktamar Ke-35 NU: Fitnah dan Menyesatkan
Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur. Foto: Ist

"Ya kita akan lakukan somasi kepada beberapa pihak. Setidak-tidaknya ada tiga orang yang akan kita somasi. Jika tidak ada jawaban, nanti akan kita terus kita teruskan melalui proses hukum," ujarnya.

Meski begitu, Gus Ipul belum bersedia membeberkan secara rinci mengenai nama-nama pihak yang masuk ke dalam daftar somasi tersebut. Ia meminta publik untuk sabar menunggu hasil pembicaraan resmi bersama tim penasihat hukum.

"Ya nanti besoklah ya, tunggu ya. Masih di dalam proses pembicaraan dengan penasihat hukum," ungkapnya.

Gus Ipul menegaskan bahwa pelaksanaan Muktamar 35 NU pada dasarnya telah berjalan secara demokratis, transparan, dan teratur. Konsolidasi internal PBNU pascamuktamar pun dipastikan terus berjalan dengan baik tanpa ada kendala berarti. Pihak yang menang meraih hasil secara bermartabat, sementara pihak yang kalah menerima hasil dengan terhormat.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar semua pihak tidak berusaha merusak kredibilitas dan keharmonisan muktamar lewat opini bernuansa fitnah.

"Ya banyak itu mengembangkan ada risywah, ada intervensi, ada, hal-hal yang enggak enggak dilakukan tetapi dikabarkan, itu sesungguhnya kan fitnah itu," tegasnya.

Langkah somasi yang disiapkan PBNU diposisikan sebagai bentuk tabayyun atau klarifikasi terbuka. Harapannya, upaya hukum ini mampu meluruskan informasi dan mencegah terjadinya kesalahpahaman yang meluas di tengah masyarakat luas.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut